Bab 5
Geopolitik Indonesia
Geopolitik terdiri dari dua kata yaitu Geo dan Politik. Dalam bahasa Yunani , Geo mempunyai arti Bumi dan Politeia yang berarti politik. Dan kata Politeia terdiri dari dua kata yaitu Poli artinya kesatuan masyarakat dan teia artinya urusan.
Secara umu Geopolitik dapat di artikan sebagai suatu pandangan masyarakat terhadap diri , lingkungan dan Negara yang berlandaskan Pancasila juga UUD 1945. Peranan Geopolitik sangat penting dalam pembinaan kerjasama dan pembinaan konflik antarnegara yang mungkin muncul dalam proses mencapai suatu tujuan.Geopolitik dapat disebut juga wawasan nusantara.
Kedudukan dan Fungsi wawasan nusantara
Wawasan nusantara sebagai wawasan nasional bangsa Indonesia merupakan ajaran yang diyakini kebenaran oleh seluruh rakyat agar tidak terjadi penyesatan dan penyimpangan dalam upaya mencapai dan mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional. Atau dalam kata lain wawasan nusantara merupakan ajaran yang di percaya sebagai landasan agar tidak terjadinya penyimpangan dan penyesatan . Dengan demikian, Wawasan Nusantara menjadi landasan visional dalam menyelenggarakan kehidupan nasional.
Latar Belakang Wawasan Nusantara (Geopolitik)
Berdasarkan Falsafah Pancasila
Dalam hal ini , nilai – nilai pancasila mendasari pengembangan di dalam wawasan nusantara. nilai – nilai tersebut yaitu :
• Penerapan Hak Asasi Manusia (HAM), seperti memberi kesempatan menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing- masing.
• Mengutamakan kepentingan masyarakat daripada individu dan golongan
• Pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat
Dalam nilai – nilai di atas sangat jelas terlihat bahwa butir – butir dari pancasila sangat di gunakan dalam nilai ini. menurut saya nilai yang pertama yaitu “penerapan hak asasi manusia (HAM) , seperti memberi kesempatan menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing – masing” dapat kita lihat dari sila pertama dan ke-dua dalam pancasila yaitu dimana berbunyi “ketuhanan yang maha esa” dan “kemanusiaan yang adil dan beradab” dimana pada sisi ini , sangat menjunjung nilai ketuhanan dan nilai kemanusiaan yang adil dan beradab yang dapat dilihat dari “memberi kesempatan menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing – masing” . Dari nilai yang kedua yaitu “mengutamakan kepentingan masyarakat daripada individu dan golongan” dapat di lihat dari nilai – nilai yang terkandung dalam pancasila juga terutama di dalam sila ke empat dan ke lima.
Berdasarkan Aspek Kewilayahan Nusantara
Aspek Kewilayahan Nusantara dalam wawasan nusantara atau aspek secara geografi adalah hal yang tentu saja perlu di perhatikan dan di perhitungkan , karena seperti yang kita ketahui bahwa bangsa Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam dan beraneka ragam suku bangsa dan hal ini tentunya perlu di jaga serta di lestarikan dengan baik.
Berdasarkan Aspek Sosial Budaya
Bangsa Indonesia bisa di katakana adalah bangsa yang besar. Karena Bangsa Indonesia terdiri atas ratusan suku bangsa yang masing – masing memiliki adat istiadat, bahasa, agama, dan kepercayaan yang berbeda – beda, sehingga tata kehidupan nasional yang berhubungan dengan interaksi antargolongan mengandung potensi konflik yang besar. Oleh karena itu agar tidak terjadi sebuah konflik karena sangat beragamnya adat istiadat , bahasa , agama dan kepercayaan kita perlu mempelajari masing – masing adat istiadat dalam suatu daerah. Karena adat istiadat adalah sebuah simbol peringatan atau peraturan yang memang di terapkan di dalam suatu suku tertentu. Mengapa kita harus mempelajarinya ? tentu saja agar kita mengerti budaya mereka dan kita bisa mengikuti adat istiadat tanpa mengurangi rasa saling menghargai antar sesama warga Indonesia.
Berdasarkan Aspek Kesejarahan
Negara Indonesia memiliki beribu – ribu cerita sejarah yang telah terjadi baik sebelum kemerdekaan maupun sesudah kemerdekaan. Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan wawasan nasional Indonesia yang diwarnai oleh pengalaman sejarah yang tidak menghendaki terulangnya perpecahan dalam lingkungan bangsa dan negara Indonesia.Hal ini dikarenakan kemerdekaan yang telah diraih oleh bangsa Indonesia merupakan hasil dari semangat persatuan dan kesatuan yang sangat tinggi bangsa Indonesia sendiri. Dan tentunya semnagat persatuan dan kesatuan yang sangat tinggi dapat kita lihat dari para pahlawan yang berjuang demi kemerdekaan bangsan Indonesia. Jadi, semangat ini harus tetap dipertahankan untuk persatuan bangsa dan menjaga wilayah kesatuan Indonesia.Tetapi sangat di sayangkan sekali karena zaman sekarang semangat seperti itu rasanya sudah pudar karena di racuni oleh hal – hal yang tidak patut di contoh, seperti ketidak rukunan umat beragama , korupsi , dan hal – hal lainnya yang membuat saya berfikir bahwa mereka tidak mencontohkan semangat para pahlawan yang berjuang dengan berdasarkan kejujuran dan persatuan, tentunya persatuan dalam umat beragama.
Kedudukan Wawasan Nusantara
1 Wawasan nusantara sebagai ajaran yang diyakini kebenarannya oleh masyarakat dalam mencapai dan mewujudkan tujuan nasional
2 Wawasan nusantara dalam paradigma nasional memliki spesifikasi
• Pancasila sebagai falsafah, ideologi bangsa, dan dasar negara berkedudukan sebagai landasan idiil.
• Undang – Undang Dasar 1945 sebagai landasan konstitusi negara, berkedudukan sebagai landasan konstitusional.
• Wawasan nasional sebagai visi nasional, berkedudukan sebagai landasan konsepsional.
• Ketahanan nasional sebagai konsepsi nasional, berkedudukan sebagai landasan konsepsional.
• GBHN sebagai politik dan strategi nasional, berkedudukan sebagai landasan operasional.
Fungsi Wawasan Nusantara
Wawasan nusantara berfungsi sebagai pedoman, motivasi, dorongan, serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijakan, keputusan, tindakan, dan perbuatan bagi penyelenggaraan negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Selain itu wawasan nusantara juga berfungsi sebagai ilmu pengetahuan kita mengenai bangsa Indonesia , tentunya agar kita tidak salah langkah dalam menjalankan kehidupan sebagai warga negara Indonesia yang baik.
Tujuan Wawasan Nusantara
Tujuan wawasan nusantara terdiri dari dua, yaitu :
• Tujuan nasional, dapat dilihat dalam Pembukaan UUD 1945, dijelaskan bahwa tujuan kemerdekaan Indonesia adalah “untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darahIndonesia dan untuk mewujudkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial”
• Tujuan ke dalam adalah mewujudkan kesatuan segenap aspek kehidupan baik alamiah maupun sosial, maka dapat disimpulkan bahwa tujuan bangsa Indonesia adalah menjunjung tinggi kepentingan nasional, serta kepentingan kawasan untuk menyelenggarakan dan membina kesejahteraan, kedamaian dan budi luhur serta martabat manusia di seluruh dunia
Pemikir Geopolitik
1 Friederich Ratzel (1844 – 1904)
dengan Teori Ruang. Ia menyatakan “bangsa yang berbudaya tinggi akan membutuhkan sumber daya manusia yang tinggi dan akhirnya mendesak wilayah bangsa yang primitif” .
Pendapat ini dipertegas oleh Rudolf Kjellen (1864 – 1922) dengan Teori Kekuatan yang mengatakan bahwa “negara adalah kesatuan politik yang menyeluruh serta sebagai satuan biologis yang memiliki intelektualitas”.
2 Karl Haushofer (1869 – 1946)
dengan Teori Pan Region, berpendapat bahwa pada hakikatnya dunia dapat dibagi dalam empat kawasan benua (pan region) dan dipimpin oleh negara unggul.Isi teori pan regional adalah :
• Lebensraum (ruang hidup) yang cukup
• Autarki (swasembada)
• Dunia dibagi empat Pan Region, yaitu Pan Amerika, Pan Asia Timur, pan Rusia India, dan Pan Eropa Afrika
3 Sir Halford Mackinder (1861 – 1947) dengan Teori Daerah Jantung (Heartland).
Teorinya berbunyi “siapa pun yang menguasai Heartland maka ia akan menguasai World Island”. Heartland (Jantung Bumi) merupakan sebutan bagi kawasan Asia Tengah, sedangkan World Island mengacu pada kawasan Timur Tengah. Kedua kawasan ini merupakan kawasan vital minyak bumi dan gas dunia.
4 Sir Walter Raleigh (1554 – 1618) dan Alfred T. Mahan (1840 – 1914)
dengan Teori Kekuatan Maritim.Isi teorinya adalah :
• Sir Walter Raleigh mengatakan “siapa yang menguasai laut akan menguasai perdagangan dunia dan akhirnya akan menguasai dunia”
• Alfred T. Mahan mengatakan “laut untuk kehidupan, sumber daya alam banyak terdapat di laut. Oleh karena itu, harus dibangun armada laut yang kuat untuk menjaganya”
5 Nicholas J. Spykman (1869 – 1943) dengan Teori Daerah Batas (Rimland Theory). Dalam teorinya tersirat :
1 Dunia terbagi empat, yaitu daerah jantung (Heartland), bulan sabit dalam (rimland), bulan sabit luar, dan dunia baru (benua Amerika)
2 Menggunakan kombinasi kekuatan darat, laut, dan udara untuk menguasai dunia
3 Daerah bulan sabit dalam (Rimland) akan lebih besar pengaruhnya dalam percaturan politik dunia daripada daerah jantung
4 Wilayah Amerika yang paling ideal dan menjadi negara terkuat
5 Bangsa Indonesia
6 Para pemikir Wawasan Nusantara: Soekarno? Tim perumus Lemhannas? Mochtar Kusumaatmadja? Munadjat Danusaputra? Siapa lagi? (ini perlu ditampilkan karena geopolitik Indonesia merupakan pemikiran geopolitik yang khas Indonesia dan khas untuk lingkup Nusantara, karena itu diberi nama sebagai Wawasan Nusantara atau cara pandang Nusantara.
6. Giulio Douhet (1869 – 1930) dan William Mitchel (1879 – 1936)
dengan Teori Kekuatan di Udara mengatakan, “kekuatan udara mampu beroperasi hingga garis belakang lawan serta kemenangan akhir ditentukan oleh kekuatan udara”
Wadah Wawasan Nusantara
Batas Ruang Lingkup
Wawasan nusantara mempunyai bentuk sebagai :
• Nusantara
Batas – batas negara ditentukan oleh lautan yang di dalamnya pulau – pulau serta gugusan pulau yang saling berhubungan, tidak dipisahkan oleh air, baik yang berupa laut, maupun selat. Atau bisa di sebut sebagai wilayah geografis.
• Manunggal – utuh menyeluruh, meliputi :
1 Wilayah Indonesia terdiri dari beribu-ribu pulau besar maupun kecil dan dipisahkan serta dihubungkan oleh lautan, pulau, dan selat yang harus dijaga serta diusahakan tetap menjadi satu kebulatan wilayah nasional dengan segala isi dan kekayaannya.
2 Bangsa Indonesia terdiri atas berbagai macam suku bangsa, berbicara dalam berbagai macam bahasa daerah, dan agama. Oleh karena itu, harus diusahakan terwujudnya satu kesatuan bangsa yang bulat.
Tata susunan pokok
Sumber pokok wawasan nusantara adalah UUD 1945, yang menyangkut :
• Bentuk dan kedaulatan Bab I Pasal (1)
1 Negara Indonesia ialah negara kesatuan yang berbentuk republik.
2 Kedaulatan ada di tangan rakyat, dan dilaksanakan menurut UUD.
• Kekuasaan pemerintah negara, Bab III Pasal (4) dan (5), Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintah menurut UUD 1945.
• Sistem pemerintahan dalam UUD 1945.
1 Indonesia ialah negara yang berdasarkan atas hukum dan tidak berdasarkan atas kekuasaan belaka
2 Pemerintahan berdasarkan atas sistem konstitusi dan tidak berdasarkan absolutism
Tata susunan pelengkap
• Aparatur negara
Aparatur negara harus mampu mendorong, mengerakkan, serta mengarahkan usaha pembangunan ke sasaran yang telah ditetapkan, untuk kepentingan rakyat banyak.
• Kesadaran politik masyarakat dan kesadaran bernegara
Dalam pemantapan stabilitas nasional diperlukan kesadaran politik seluruh masyarakat, setiap orang, organisasi, juga seluruh komponen pemerintahan.
• Pers
Pers yang bebas bertanggung jawab, jujur, dan efektif dengan tulisan – tulisan yang memberikan penjelasan yang jujur, dedikatif, dan bertanggung jawab. Jadi sebagai pers tidak hanya memberikan berita – berita kepada masyarakat tapi harus memberikan berita yang baik juga dan selalu dapat di percaya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar